Apa saja cara menyetel RPM mobil injeksi – Mobil injeksi harus diatur RPM nya dengan tepat baik pada posisi putaran idle, menengah ataupun tinggi. Ada berbagai cara dalam mengatur rpm atau langsam mobil injeksi. Agar mendapat pengetahuan lebih jelasnya terhubung dengan cara menyetel rpm mobil injeksi akan kami ulas lebih dalam pada artikel berikut ini.
Apa Pentingnya menyetel RPM Mobil Injeksi
Sangat butuhnya cara menyetel putaran Langsam Mobil Injeksi / Idle merupakan langkah agar mengetahui keadaan yang jika putaran rpm mesin pada keadaan idling, yakni putaran engine dalam kecepatan rendah dan stabil serta selalu rata. Kareana adanya rpm idling / langsam yang bagus, kita tidak perlu menekan pedal gas terus menerus untuk menjaga mesin agar masih tetap berputar dan hidup sepanjang berkendaraan.
Garis besarnya, standard putaran rpm idle mobil injeksi untuk keadaan stationer ada pada kira kira 750 rpm hingga 850 rpm. Namun seperti itu, nilai standard rpm setiap mobil injeksi tidak sama untuk setiap merk dan model mobil.
Berikut ini cara menyetel RPM mobil injeksi
Ini cara menyetel rpm mobil injeksi, anda dapat melakukan di bagian Idle Speed Adjusting Screw yang terdapat di throttle bodi. Komponen ini memiliki bentuk screw yang bisa diputar ke kiri dan ke kanan. Sekrup Idle speed adjusting sebagai baut yang memiliki peranan untuk mengendalikan bukaan lubang idle port untuk tentukan besarnya perputaran (RPM) mesin saat keadaan idle. Ini langkah dan cara menyetel rpm mobil injeksi :
1. Putar Idle Speed Adjusting screw arah ke kiri
Ketika Idle Speed Adjusting Screw (ISAS) memutar kearah kiri (arah mengendorkan), saluran udara yang mengucur lewat lubang Idle akan makin banyak. Hal tersebut akan mengakibatkan jumlah volume udara bertambah hingga akan meningkatkan rpm idling mesin. Cara ini dapat digunakan untuk meningkatkan rpm mobil injeksi.
2. Putar Idle Speed Adjusting Screw arah ke kanan
Ketika Idle Speed Adjusting Screw (ISAS) anda putar mengarah kanan, karena hal ini ISAS akan mengecilkan saluran udara yang mengucur pada lubang idle sehingga volume udara turun sekalian turunkan rpm idling mesin. Langkah ini dapat anda gunakan untuk menurunkan rpm mobil injeksi
3. Mengatur rpm idling mesin seperlunya
Setting rpm idling mesin menjadi normal lebih dulu sesuai standard rpm mobil injeksi yakni antara 750 rpm – 850 rpm. Berikutnya, coba anda beri beban pada mesin dengan menghidupkan AC dan lampu headlamp. Saat rpm mesin turun dan mati, putar screw ISAS ke arah kiri seperempat perputaran lagi, kemudian coba kembali.
4. Membawa ke Bengkel
Sudah tiga kita ulas, sekarang cara ke-4 cara menyetel rpm mobil injeksi di atas kemungkinan belum pasti dapat Teman bisa terapkan. Sebab, tidak semua mobil memiliki ISAS didalamnya. Oleh karena itu, Teman teman bisa membawa mobil injeksi ke bengkel, bila Teman teman ingin menyetel RPM tetapi tidak terdapat ISAS.
Cara Menjaga RPM Mobil Injeksi Masih tetap Konstan
Agar tidak terjadi rpm mobil bermasalah, mobil injeksi harus juga dijaga supaya masih tetap konstan. Triknya, dengan lakukan perawatan pada bagian-bagian penting mobil injeksi. Kami akan paparkan berikut ini, ada bagian-bagian mobil injeksi yang perlu dirawat. Beberapa bagian itu ialah:
1. Mass Air Flow
Sensor ini memiliki fungsi sebagai pendeteksi massa udara yang bakal masuk ke mesin mobil. Saat kurang perawatan yang teratur, bagian ini akan bermasalah dalam mengetahui massa udara yang bakal masuk. Mengakibatkan, RPM pada mobil injeksi jadi tidak konstan.
2. Idle Speed Kontrol
Aktuator yan satu ini dapat anda temukan pada mobil injeksi bersistem EFI. Peranan intinya sendiri untuk mengendalikan idle RPM. Tips Cara menjaga elemen ini cukuplah sederhana.Teman dekat perlu membersihkan dengan teratur. Jangan sampai aktuator ISC ini mampet oleh kotoran. Karena, jika itu terjadi, mobil injeksi akan sulit menerima suply udara. Hal tersebut pasti punya pengaruh pada konsistensi RPM mobil injeksi.